Memahami penulisan gelar pendidikan dengan tepat adalah penting, tidak hanya untuk menunjukkan pencapaian akademik dan profesional seseorang, tetapi juga untuk menghormati individu tersebut dalam berbagai konteks.
Meskipun mungkin terlihat sederhana, penulisan gelar pendidikan membutuhkan pemahaman yang jelas tentang konvensi dan etiket yang berlaku. Kesalahan dalam penulisan gelar dapat mengakibatkan kesalahpahaman, dan dalam beberapa kasus, dapat dianggap tidak sopan atau menghina.
Dalam artikel ini, kita akan membahas aturan dan pedoman umum dalam penulisan gelar pendidikan yang benar.
Pembahasan:
Macam- macam Penulisan Gelar
Penulisan Gelar Umum
Dalam penulisan nama, gelar pendidikan biasanya ditulis setelah nama. Misalnya, jika seseorang memiliki gelar Sarjana Hukum, gelar tersebut ditulis sebagai “Nama, S.H.”. Contohnya “Joko Widodo, S.H.”.
Penulisan Gelar Ganda
Gelar ganda adalah saat seseorang memperoleh lebih dari satu gelar. Dalam penulisan gelar ganda, gelar-gelar tersebut ditulis berurutan sesuai dengan tingkatan dan urutan waktu penerimaannya, dipisahkan dengan tanda koma. Misalnya, jika seseorang memperoleh gelar Sarjana Hukum dan kemudian Sarjana Pendidikan, gelar tersebut ditulis sebagai “Nama, S.H., S.Pd.”.
Dalam beberapa kasus, jika gelar-gelar yang diperoleh berasal dari disiplin ilmu yang berbeda, maka dapat ditulis sesuai urutan waktu penerimaan gelar. Contoh: “Nama, S.H., M.Sc.” untuk seseorang yang meraih gelar Sarjana Hukum dan kemudian Master Sains.
Penulisan Gelar di Bagian Depan Nama
Ada beberapa gelar yang ditulis di bagian depan nama, seperti gelar kehormatan atau profesional. Misalnya, gelar Insinyur (Ir.) dan Doktor (Dr.). Dalam penulisan gelar ini, pastikan tidak ada tanda koma yang memisahkan gelar dengan nama. Misalnya, jika seseorang memiliki gelar Doktor dan Insinyur, tulislah “Dr. Ir. Nama”.
Cara Penulisan Gelar Pendidikan yang Benar
Berikut adalah beberapa ketentuan penting dalam penulisan gelar pendidikan yang benar:
Penempatan Gelar
- Gelar Akademik: Gelar akademik biasanya ditempatkan di belakang nama. Misalnya, “Ahmad Dhani, S.Kom.” yang berarti Ahmad Dhani adalah seorang Sarjana Komputer.
- Gelar Kehormatan: Gelar kehormatan biasanya ditempatkan di depan nama. Misalnya, “Dr. Mahfud MD.” yang berarti Mahfud MD adalah seorang Doktor.
- Gelar Ganda: Untuk gelar ganda, gelar yang lebih tinggi biasanya ditempatkan di belakang terlebih dahulu. Misalnya, “Dr. Joko Widodo, S.Ikom., M.Ikom.” yang berarti Joko Widodo adalah seorang Doktor, Sarjana Ilmu Komunikasi, dan Magister Ilmu Komunikasi.
Penulisan Tanda Titik dan Koma
- Tanda Titik: Tanda titik digunakan setelah singkatan gelar. Misalnya, “S.Kom.” untuk Sarjana Komputer atau “M.Ikom.” untuk Magister Ilmu Komunikasi.
- Tanda Koma: Tanda koma digunakan untuk memisahkan antara nama dan gelar, dan juga antara gelar-gelar jika ada lebih dari satu. Misalnya, “Dr. Joko Widodo, S.Ikom., M.Ikom.”
Ketentuan Lain
- Urutan Gelar: Jika seseorang memiliki lebih dari satu gelar akademik, gelar harus disusun dari yang paling tinggi ke yang paling rendah. Misalnya, “Dr. Joko Widodo, S.Ikom., M.Ikom.”
- Jumlah Gelar: Dalam praktiknya, biasanya hanya gelar tertinggi yang ditulis. Jika Anda adalah seorang doktor dan juga memiliki gelar master dan sarjana, biasanya cukup menulis gelar doktor Anda.
- Gelar Non-Akademik: Gelar non-akademik, seperti gelar kehormatan atau profesional, biasanya ditulis sebelum nama. Misalnya, “Haji” atau “Ir.”
- Penggunaan Huruf Kapital: Semua gelar harus ditulis dengan huruf kapital. Misalnya, “S.Kom.”, bukan “s.kom.”
- Spasi: Tidak ada spasi antara singkatan gelar dan tanda titik. Misalnya, tulis “S.Kom.”, bukan “S .Kom.”.
Dalam menggunakan gelar, penting juga untuk memastikan bahwa penggunaannya sesuai dengan konteks dan situasi. Dalam beberapa situasi formal, mungkin perlu untuk mencantumkan semua gelar, tetapi dalam kebanyakan kasus sehari-hari, biasanya cukup menggunakan gelar tertinggi Anda.
Contoh Penulisan Gelar dengan Satu Jenis Gelar
50 Contoh Penulisan Gelar Sarjana Umum
- Susilo Bambang Yudhoyono, S.Kom. (Sarjana Komputer)
- Retno Marsudi, S.H. (Sarjana Hukum)
- Sri Mulyani, S.E. (Sarjana Ekonomi)
- Ignasius Jonan, S.T. (Sarjana Teknik)
- Tifatul Sembiring, S.Si. (Sarjana Sains)
- Jusuf Kalla, B.A. (Bachelor of Arts)
- Ganjar Pranowo, S.IP. (Sarjana Ilmu Politik)
- Siti Nurbaya Bakar, S.Hut. (Sarjana Kehutanan)
- Risma Harini, S.Pd. (Sarjana Pendidikan)
- Akbar Tandjung, S.AB. (Sarjana Administrasi Bisnis)
- Khofifah Indar Parawansa, S.Sos. (Sarjana Ilmu Sosial)
- Megawati Soekarnoputri, S.Ps. (Sarjana Psikologi)
- Rachmat Witoelar, S.Ars. (Sarjana Arsitektur)
- Anies Baswedan, S.S. (Sarjana Sastra)
- Muhaimin Iskandar, S.Ag. (Sarjana Agama)
- Rudiantara, S.Ing. (Sarjana Informatika)
- Puan Maharani, B.Sc. (Bachelor of Science)
- Sri Sultan Hamengkubuwono X, S.Fil. (Sarjana Filsafat)
- Agus Harimurti Yudhoyono, M.P.A. (Master of Public Administration)
- La Nyalla Mattalitti, S.Ked. (Sarjana Kedokteran)
- Bambang Soesatyo, S.Kp. (Sarjana Keperawatan)
- Ani Hasibuan, S.Psi. (Sarjana Psikologi)
- Hatta Rajasa, S.MB. (Sarjana Manajemen Bisnis)
- Ali Mochtar Ngabalin, S.S.TP. (Sarjana Sains dan Teknologi Pangan)
- Eko Sulistyo, S.Farm. (Sarjana Farmasi)
- Drajad Wibowo, S.Stat. (Sarjana Statistika)
- Yenny Wahid, S.Pub. (Sarjana Ilmu Hubungan Masyarakat)
- Nadiem Makarim, B.FA. (Bachelor of Fine Arts)
- Agus Gumiwang Kartasasmita, S.S.T. (Sarjana Sains Terapan)
- Ahmad Heryawan, S.Th. (Sarjana Teologi)
- Tri Rismaharini, S.TP. (Sarjana Teknologi Pertanian)
- Basuki Tjahaja Purnama, S.E.M. (Sarjana Ekonomi Manajemen)
- Joko Anwar, S.Fil. (Sarjana Filsafat)
- Andi Arief, S.Ikom. (Sarjana Ilmu Komunikasi)
- Dino Patti Djalal, M.A. (Master of Arts)
- Ruhut Sitompul, S.Pol. (Sarjana Ilmu Politik)
- Sandiaga Uno, B.B.A. (Bachelor of Business Administration)
- Adhyaksa Dault, S.AP. (Sarjana Administrasi Publik)
- Tito Karnavian, S.I.K. (Sarjana Ilmu Kepolisian)
- Surya Paloh, S.Sos. (Sarjana Sosiologi)
- Erick Thohir, B.Bus. (Bachelor of Business)
- Ahmad Dhani, S.Sn. (Sarjana Seni)
- Hotman Paris Hutapea, LL.B. (Bachelor of Laws)
- Jusman Syafii Djamal, S.T.M. (Sarjana Teknik Mesin)
- Fadli Zon, S.Sos.Pol. (Sarjana Sosial Politik)
- Mahfud MD, S.Hum. (Sarjana Humaniora)
- Marzuki Alie, S.Pd.I. (Sarjana Pendidikan Islam)
- Moeldoko, S.Han. (Sarjana Ilmu Keamanan)
- Muhammad Romahurmuziy, S.Si.T. (Sarjana Sains Terapan)
- Rachmawati Soekarnoputri, S.Ant. (Sarjana Antropologi)
30 Contoh Penulisan Gelar Magister
- Ignasius Jonan, M.T. (Magister Teknik)
- Rizal Ramli, M.Ec. (Magister Ekonomi)
- Ridwan Kamil, M.U.D. (Magister Urban Design)
- Basuki Hadimuljono, M.Eng. (Magister Teknik)
- Agus Martowardojo, M.M. (Magister Manajemen)
- Anies Baswedan, M.P.P. (Master of Public Policy)
- Jusuf Kalla, M.B.A. (Master of Business Administration)
- Mahfud MD, M.Hum. (Magister Humaniora)
- Sri Mulyani, M.Sc. (Magister Sains)
- Joko Widodo, M.A. (Master of Arts)
- Boediono, M.Ec. (Magister Ekonomi)
- Moeldoko, M.Si. (Magister Sains)
- Pramono Anung, M.P.A. (Master of Public Administration)
- Puan Maharani, M.Comm. (Master of Commerce)
- Airlangga Hartarto, M.B.A. (Master of Business Administration)
- Budi Gunadi Sadikin, M.B.A. (Master of Business Administration)
- Sandiaga Uno, M.B.A. (Master of Business Administration)
- Luhut Binsar Pandjaitan, M.M. (Magister Manajemen)
- Lukita Dinarsyah Tuwo, M.S.A. (Master of Science in Administration)
- Laksamana Sukardi, M.M. (Magister Manajemen)
- Eko Sulistyo, M.Comp.Sc. (Master of Computer Science)
- Wishnutama Kusubandio, M.F.A. (Master of Fine Arts)
- Ganjar Pranowo, M.Si. (Magister Sains)
- Erick Thohir, M.M. (Magister Manajemen)
- Tito Karnavian, M.Soc.Sc. (Master of Social Science)
- Dino Patti Djalal, M.A. (Master of Arts)
- Hary Tanoesoedibjo, M.B.A. (Master of Business Administration)
- Nadiem Makarim, M.B.A. (Master of Business Administration)
- Tri Rismaharini, M.U.P. (Master of Urban Planning)
- Syahrul Yasin Limpo, M.Ag. (Magister Agama)
5 Contoh Penulisan Gelar kepangkatan, gelar profesional, atau gelar kehormatan
Berikut adalah penjelasan dari 20 contoh penulisan gelar kepangkatan, gelar profesional, atau gelar kehormatan yang hanya terdiri dari satu gelar dan ditempatkan di depan nama:
- Dr. Bambang Brodjonegoro: “Dr.” adalah singkatan dari “Doktor”, sebuah gelar akademik yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program doktor.
- Prof. Boediono: “Prof.” adalah singkatan dari “Professor”, gelar akademik yang diberikan kepada individu yang telah menunjukkan kontribusi dan pencapaian signifikan dalam bidang akademik dan penelitian mereka.
- Ir. Joko Widodo: “Ir.” adalah singkatan dari “Insinyur”, gelar profesional yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program studi teknik.
- Drs. Hatta Rajasa: “Drs.” adalah singkatan dari “Doktorandus”, gelar akademik yang digunakan di Indonesia untuk lulusan program sarjana dalam bidang sosial dan humaniora sebelum adanya sistem kredit semester.
- Dr. (HC) Susilo Bambang Yudhoyono: “Dr. (HC)” atau “Doktor Honoris Causa” adalah gelar kehormatan yang diberikan oleh universitas kepada individu yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam suatu bidang, tanpa harus menyelesaikan program doktor secara formal.
Contoh Penulisan Gelar Kombinasi
10 Contoh Kombinasi Penulisan Gelar Sarjana dan Magister
Berikut adalah 10 contoh penulisan gelar ganda yang menggabungkan gelar Sarjana dan Magister, beserta penjelasannya:
- Budi Sudarsono, S.Pd., M.Pd.: “S.Pd.” adalah singkatan dari “Sarjana Pendidikan”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program sarjana di bidang pendidikan. “M.Pd.” adalah singkatan dari “Magister Pendidikan”, yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program magister di bidang pendidikan.
- Ani Yudhoyono, S.E., M.B.A.: “S.E.” adalah singkatan dari “Sarjana Ekonomi”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program sarjana di bidang ekonomi. “M.B.A.” adalah singkatan dari “Master of Business Administration”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program magister di bidang administrasi bisnis.
- Joko Widodo, S.IP., M.A.: “S.IP.” adalah singkatan dari “Sarjana Ilmu Politik”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program sarjana di bidang ilmu politik. “M.A.” adalah singkatan dari “Master of Arts”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program magister di bidang seni atau humaniora.
- Pramono Anung, S.Kom., M.Cs.: “S.Kom.” adalah singkatan dari “Sarjana Komputer”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program sarjana di bidang informatika atau ilmu komputer. “M.Cs.” adalah singkatan dari “Master of Computer Science”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program magister di bidang ilmu komputer.
- Susilo Bambang Yudhoyono, S.H., M.H.: “S.H.” adalah singkatan dari “Sarjana Hukum”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program sarjana di bidang hukum. “M.H.” adalah singkatan dari “Magister Hukum”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program magister di bidang hukum.
- Hatta Rajasa, S.T., M.T.: “S.T.” adalah singkatan dari “Sarjana Teknik”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program sarjana di bidang teknik. “M.T.” adalah singkatan dari “Magister Teknik”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program magister di bidang teknik.
- Retno Marsudi, S.Sos., M.Si.: “S.Sos.” adalah singkatan dari “Sarjana Ilmu Sosial”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program sarjana di bidang ilmu sosial. “M.Si.” adalah singkatan dari “Magister Sains”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program magister di bidang sains.
- Sri Mulyani, S.E., M.Sc.: “S.E.” adalah singkatan dari “Sarjana Ekonomi”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program sarjana di bidang ekonomi. “M.Sc.” adalah singkatan dari “Master of Science”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program magister di bidang sains.
- Ahmad Dahlan, S.Psi., M.Psi.: “S.Psi.” adalah singkatan dari “Sarjana Psikologi”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program sarjana di bidang psikologi. “M.Psi.” adalah singkatan dari “Magister Psikologi”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program magister di bidang psikologi.
- Jusuf Kalla, S.S., M.A.: “S.S.” adalah singkatan dari “Sarjana Sastra”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program sarjana di bidang sastra. “M.A.” adalah singkatan dari “Master of Arts”, gelar yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program magister di bidang seni atau humaniora.
10 Contoh Kombinasi Penulisan Gelar Kehormatan dan Gelar Magister
- Prof. W.S. Rendra, M.Hum.: “Prof.” adalah gelar kehormatan untuk Profesor, sementara “M.Hum.” adalah gelar Magister Humaniora.
- Dr. Pramoedya Ananta Toer, M.Si.: “Dr.” adalah gelar Doktor, sebuah gelar kehormatan dalam bidang akademik, dan “M.Si.” adalah gelar Magister Sains.
- Ir. Soekarno, M.Arch.: “Ir.” adalah gelar kehormatan Insinyur, dan “M.Arch.” adalah gelar Magister Arsitektur.
- Drs. Mohammad Hatta, M.Com.: “Drs.” adalah gelar kehormatan Doktorandus, dan “M.Com.” adalah gelar Magister Commerce atau Bisnis.
- Dr. Agus Harimurti Yudhoyono, M.M.: “Dr.” adalah gelar kehormatan Doktor, dan “M.M.” adalah gelar Magister Manajemen.
- Dr. Joko Widodo, M.P.A.: “Dr.” adalah gelar kehormatan Doktor, dan “M.P.A.” adalah gelar Magister Administrasi Publik.
- Prof. Ahmad Dahlan, M.Eng.: “Prof.” adalah gelar kehormatan untuk Profesor, sementara “M.Eng.” adalah gelar Magister Teknik.
- Prof. Drs. Moh. Yamin, M.A.: “Prof.” dan “Drs.” adalah gelar kehormatan untuk Profesor dan Doktorandus, sementara “M.A.” adalah gelar Magister Seni.
- Ir. Ciputra, M.Des.: “Ir.” adalah gelar kehormatan Insinyur, dan “M.Des.” adalah gelar Magister Desain.
- Drs. Basuki Tjahaja Purnama, M.M.: “Drs.” adalah gelar kehormatan Doktorandus, dan “M.M.” adalah gelar Magister Manajemen.
10 Contoh Kombinasi Penulisan Gelar Kehormatan dan Gelar Sarjana
- Dr. Soetomo, S.Ked.: “Dr.” adalah gelar kehormatan untuk Doktor, sementara “S.Ked.” adalah gelar Sarjana Kedokteran.
- Prof. R.A. Kartini, S.Hum.: “Prof.” adalah gelar kehormatan untuk Profesor, dan “S.Hum.” adalah gelar Sarjana Humaniora.
- Ir. Soekarno, S.Ip.: “Ir.” adalah gelar kehormatan untuk Insinyur, dan “S.Ip.” adalah gelar Sarjana Ilmu Politik.
- Drs. Mohammad Hatta, S.E.: “Drs.” adalah gelar kehormatan untuk Doktorandus, dan “S.E.” adalah gelar Sarjana Ekonomi.
- Dr. Joko Widodo, S.Ikom.: “Dr.” adalah gelar kehormatan untuk Doktor, dan “S.Ikom.” adalah gelar Sarjana Ilmu Komunikasi.
- Prof. Ki Hajar Dewantara, S.Pd.: “Prof.” adalah gelar kehormatan untuk Profesor, dan “S.Pd.” adalah gelar Sarjana Pendidikan.
- Drs. Basuki Tjahaja Purnama, S.T.: “Drs.” adalah gelar kehormatan untuk Doktorandus, dan “S.T.” adalah gelar Sarjana Teknik.
- Ir. B.J. Habibie, S.T.: “Ir.” adalah gelar kehormatan untuk Insinyur, dan “S.T.” adalah gelar Sarjana Teknik.
- Prof. Pramoedya Ananta Toer, S.S.: “Prof.” adalah gelar kehormatan untuk Profesor, dan “S.S.” adalah gelar Sarjana Sastra.
- Dr. Cut Nyak Dhien, S.Kp.: “Dr.” adalah gelar kehormatan untuk Doktor, dan “S.Kp.” adalah gelar Sarjana Keperawatan.
10 Contoh Kombinasi Penulisan Gelar Kehormatan, gelar magister dan Gelar Sarjana
- Prof. Soetomo, S.Ked., M.Ked.: “Prof.” adalah gelar kehormatan untuk Profesor, “S.Ked.” adalah gelar Sarjana Kedokteran, dan “M.Ked.” adalah gelar Magister Kedokteran.
- Ir. Soekarno, S.Ip., M.Pol.Sc.: “Ir.” adalah gelar kehormatan untuk Insinyur, “S.Ip.” adalah gelar Sarjana Ilmu Politik, dan “M.Pol.Sc.” adalah gelar Magister Ilmu Politik.
- Dr. Joko Widodo, S.Ikom., M.Ikom.: “Dr.” adalah gelar kehormatan untuk Doktor, “S.Ikom.” adalah gelar Sarjana Ilmu Komunikasi, dan “M.Ikom.” adalah gelar Magister Ilmu Komunikasi.
- Prof. Ki Hajar Dewantara, S.Pd., M.Pd.: “Prof.” adalah gelar kehormatan untuk Profesor, “S.Pd.” adalah gelar Sarjana Pendidikan, dan “M.Pd.” adalah gelar Magister Pendidikan.
- Drs. Basuki Tjahaja Purnama, S.T., M.T.: “Drs.” adalah gelar kehormatan untuk Doktorandus, “S.T.” adalah gelar Sarjana Teknik, dan “M.T.” adalah gelar Magister Teknik.
- Ir. B.J. Habibie, S.T., M.T.: “Ir.” adalah gelar kehormatan untuk Insinyur, “S.T.” adalah gelar Sarjana Teknik, dan “M.T.” adalah gelar Magister Teknik.
- Prof. Pramoedya Ananta Toer, S.S., M.S.: “Prof.” adalah gelar kehormatan untuk Profesor, “S.S.” adalah gelar Sarjana Sastra, dan “M.S.” adalah gelar Magister Sastra.
- Dr. Cut Nyak Dhien, S.Kp., M.Kep.: “Dr.” adalah gelar kehormatan untuk Doktor, “S.Kp.” adalah gelar Sarjana Keperawatan, dan “M.Kep.” adalah gelar Magister Keperawatan.
- Prof. Dr. Sutan Syahrir, S.H., M.H.: “Prof.” dan “Dr.” adalah gelar kehormatan untuk Profesor dan Doktor, “S.H.” adalah gelar Sarjana Hukum, dan “M.H.” adalah gelar Magister Hukum.
- Drs. Mohammad Hatta, S.E., M.E.: “Drs.” adalah gelar kehormatan untuk Doktorandus, “S.E.” adalah gelar Sarjana Ekonomi, dan “M.E.” adalah gelar Magister Ekonomi.
Panduan untuk Peserta Magang di Volunoid
Untuk para peserta magang di Volunoid, saat menulis nama dosen pembimbing dalam laporan magang, pastikan untuk mencantumkan gelar mereka dengan benar sesuai dengan penjelasan di atas. Ini bukan hanya soal formalitas, tetapi juga bentuk penghargaan dan penghormatan kita terhadap pencapaian akademis mereka.
Menghargai dan menunjukkan penghormatan kepada dosen pembimbing adalah bagian penting dari pengalaman magang anda. Dengan menulis gelar mereka dengan benar, anda menunjukkan profesionalisme dan perhatian anda terhadap detail. Selamat berkarir dan belajar!
Kesimpulan Tentang Cara Penulisan Gelar
Menghargai pencapaian akademis seseorang melalui penulisan gelar pendidikan yang benar adalah penting. Pemahaman yang tepat tentang bagaimana cara menulis gelar, baik itu gelar tunggal, ganda, atau yang ditulis di depan nama, akan membantu anda dalam komunikasi sehari-hari dan dalam penulisan laporan magang.
Selalu pastikan untuk menulis gelar dengan benar, terutama dalam dokumen-dokumen formal dan profesional seperti laporan magang di Volunoid.
