Andi adalah salah satu peserta program pelatihan magang Volunoid yang harus untuk mengerjakan sejumlah tugas berinteraksi di media sosial sebagai bagian dari materi pelatihannya.
Sepanjang program magang berlangsung, Andi mengerjakan sekitar 32 dari 40 tugas yang diberikan. Namun, dia menjawab kuis pernyataan telah mengerjakan tugas.
Ketika memasuki tahap Training Penempatan, Andi diminta untuk mengirimkan bukti pengerjaan tugas secara acak. Dari 5 tugas yang dipilih secara acak oleh tim penilai, Andi hanya bisa memberikan bukti pengerjaan untuk 1 tugas, sementara 4 lainnya dia tidak bisa memberikan bukti yang valid karena dia tidak mengerjakan nya.
Tim penilai lalu memberikan nilai 20 untuk Andi berdasarkan sampling tersebut, meskipun Andi mungkin telah mengerjakan lebih banyak tugas. Keputusan ini didasarkan pada prinsip bahwa bukti pengerjaan yang valid dari sampling dianggap mencerminkan keseriusan dan integritas peserta dalam menyelesaikan seluruh tugas.
Beberapa teman Andi mungkin memiliki bukti pengerjaan lebih dari 5 tugas dan mendapat nilai lebih tinggi meskipun mereka mungkin tidak mengerjakan seluruh 40 tugas. Ini menunjukkan pentingnya mengerjakan semua tugas, karena Anda tidak pernah tahu tugas mana yang akan dipilih untuk pengecekan.
